Cara Memilih Benang Rajut yang Cocok untuk Pemula & Panduan Lengkapnya

Merajut (crochet maupun knitting) kini menjadi salah satu hobi kreatif yang sangat populer dan menenangkan. Selain menghasilkan berbagai produk menarik seperti tas, syal, selimut, hingga pakaian, merajut juga memiliki nilai estetika dan ekonomi yang tinggi. Namun, bagi kamu yang baru ingin memulai hobi ini, langkah awal yang sering memicu kebingungan adalah saat memilih benang rajut.

Di pasaran terdapat beragam variasi benang rajut dengan tekstur, ketebalan, dan bahan yang berbeda-beda. Menggunakan benang yang kurang tepat dapat membuat proses belajar terasa sulit dan hasil rajutan menjadi tidak maksimal. Artikel ini akan membahas secara tuntas cara memilih benang rajut yang cocok untuk pemula, mengenal berbagai jenis benang rajut dan harganya, hingga tips memilih ukuran hakpen (crochet hook) yang sesuai!

 

Mengapa Memilih Benang Rajut yang Tepat Sangat Penting Bagi Pemula?

Bagi pemula, benang rajut bukan sekadar media warna, melainkan penentu kemudahan dalam mempelajari tusukan dasar (basic stitches).

Jika kamu salah memilih benang—misalnya benang yang mudah terbelah (splitting), terlalu berserat/berbulu, atau berukuran sangat kecil—proses melihat struktur lubang tusukan akan menjadi rumit. Pilihan benang rajut yang tepat akan mempercepat proses belajar dan memberikan hasil rajutan yang rapi.

Baca Artikel Lainnya: Jenis Benang Jahit yang Kuat untuk Denim & Panduan Lengkapnya

 

benang-rajut-4-maca

 

Panduan & Cara Memilih Benang Rajut yang Cocok untuk Pemula

Berikut beberapa tips penting saat kamu memilih benang rajut pertama kamu:

1. Pilih Ketebalan Benang Sedang (Worsted / Medium Weight)

Hindari membeli benang rajut kecil atau benang yang terlalu tebal (benang rajut besar) di tahap awal belajar.

  • Alasan: Benang ukuran sedang (biasanya bernomor 3 Light atau 4 Medium) memiliki ketebalan ideal yang nyaman dipegang dan membuat struktur tusukan terlihat jelas.

2. Pilih Warna yang Terang dan Polos

Pilihlah benang berwarna terang seperti merah muda, kuning, pastel, atau putih, serta hindari warna gelap (seperti hitam atau cokelat tua) dan benang bernuansa multicolor/gradasi.

  • Alasan: Warna terang memudahkan kamu mengidentifikasi lubang rantai dan menghitung jumlah tusukan dengan akurat.

3. Pilih Bahan yang Tidak Mudah Terbelah

Benang berbahan katun kompor atau akrilik berkualitas tinggi sangat disarankan karena serat gulungannya padat dan tidak gampang terurai saat ditarik hakpen.

benang-rajut-merah-putih

 

Apa Saja Jenis Benang Rajut dan Harganya?

Untuk membantu kamu mengenali karakteristik tiap proyek, berikut adalah daftar jenis benang rajut dan harganya yang umum dijumpai di toko bahan jahit maupun craft store:

1. Benang Rajut Katun (Cotton Yarn)

Benang katun terbuat dari serat alami yang lembut, adem, dan menyerap keringat.

  • Karakteristik: Struktur kokoh, tidak berbulu, dan nyaman di kulit.
  • Benang Rajut Milk Cotton Cocok untuk Apa? Benang rajut milk cotton (katun susu) sangat populer karena teksturnya yang sangat halus, elastis, dan lembut. Benang ini sangat cocok digunakan untuk membuat pakaian bayi, boneka rajut (amigurumi), syal, topi, hingga sweater.
  • Kisaran Harga: Rp8.000 – Rp25.000 per gulung (50g – 100g).

2. Benang Rajut Polyester (Polyester Yarn)

Benang rajut polyester terbuat dari serat sintetis yang kuat dan tahan lama.

  • Karakteristik: Kaku, berkilau, tahan air, dan tidak mudah bersabut/pudar.
  • Penggunaan: Pilihan utama untuk membuat produk bertipe sturdy (kokoh) seperti tas rajut, dompet, tempat tisu, tatakan gelas, hingga alas kaki.
  • Kisaran Harga: Rp10.000 – Rp22.000 per gulung (100g).

3. Benang Rajut Nilon (Nylon Yarn)

  • Karakteristik: Sangat kuat, sedikit licin, mengkilap, dan elastis.
  • Penggunaan: Cocok untuk membuat tas rajut kualitas premium, tote bag, dan dompet karena tahan beban berat.
  • Kisaran Harga: Rp15.000 – Rp30.000 per gulung.

4. Benang Rajut Besar / Chenille (Chunky Yarn)

Benang rajut besar atau bernuansa velvet/chenille memiliki ukuran diameter yang tebal.

  • Karakteristik: Sangat empuk, tebal, dan cepat selesai saat dirajut.
  • Penggunaan: Cocok untuk membuat selimut rajut (chunky blanket), bantal sofa, dan karpet.
  • Kisaran Harga: Rp25.000 – Rp60.000 per gulung.

5. Benang Rajut Kecil / Rendah (Lace / Fingering Weight)

Benang rajut kecil umumnya berukuran sangat tipis.

  • Penggunaan: Digunakan untuk membuat renda, taplak meja (doily), serta perhiasan rajut.
  • Kisaran Harga: Rp7.000 – Rp18.000 per gulung.

 

benang-rajut-knitting (1)

 

Berapakah Harga Benang Rajut Secara Umum?

Pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon perajut adalah berapakah harga benang rajut?

Harga benang rajut sangat bervariasi bergantung pada jenis bahan, berat/panjang gulungan (yardage), serta merknya:

  • Benang Rajut Murah (Lokal/Sintetis): Rp5.000 – Rp12.000 per roll (50g – 100g).
  • Benang Rajut Sedang (Milk Cotton / Polyester Import): Rp12.000 – Rp28.000 per roll.
  • Benang Rajut Premium / Natural (Wool / Alpaca / Mercerized Cotton): Rp40.000 – Rp150.000+ per roll.

 

Rekomendasi Perlengkapan Pendukung untuk Pemula

Selain menyiapkan benang rajut, pastikan kamu juga menyiapkan alat pendukung berikut:

  1. Hakpen (Crochet Hook): Sesuaikan ukuran hakpen dengan rekomendasi di label benang (umumnya ukuran 3/0 – 4/0 atau 2.5mm – 3.0mm untuk pemula).
  2. Jarum Tapestri: Digunakan untuk merapikan sisa benang dan menyambung bagian rajutan.
  3. Stitch Marker (Penanda Tusukan): Membantu menandai awal dan akhir baris rajutan.
  4. Gunting Benang: Untuk memotong benang dengan rapi tanpa merusak serat.

 

cara-memilih-benang-rajut (1)

 

FAQ (Frequently Asked Questions)

Q: Apa saja jenis benang rajut?

A: Jenis benang rajut yang umum dijumpai antara lain benang katun (termasuk milk cotton & katun kompor), benang polyester, benang nilon, benang akrilik, benang wol, benang rajut besar (chunky/chenille), dan benang rajut kecil (lace).

Q: Berapakah harga benang rajut?

A: Harga benang rajut berkisar antara Rp5.000 hingga Rp30.000 per gulung untuk jenis standar (katun/polyester), sedangkan benang khusus atau bahan alami premium bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah.

Q: Benang rajut milk cotton cocok untuk apa?

A: Benang rajut milk cotton sangat lembut dan aman di kulit, sehingga cocok untuk membuat boneka (amigurumi), baju bayi, topi, syal, sweater, serta aksesoris fashion yang lembut.